HANKAM

Letkol Laut (P) Firman Cahyadi, Perwira TNI AL Lulusan Rusia kini Jabat Komandan KRI Ahmad Yani-351

Firman Cahyadi
Letkol Laut (P) Firman Cahyadi (Foto: Istimewa)

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melakukan pergantian enam komandan kapal perang RI (KRI) di geladak Heli KRI Brawijaya-320, Kamis (25/6).

Upacara serah terima jabatan yang dipimpin Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada II, Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra, dilakukan dalam rangka regenerasi kepemimpinan dan mendorong lahirnya inovasi dalam pengoperasian kapal.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, memberikan kesempatan pengembangan karier bagi perwira, serta mendorong lahirnya inovasi dan gagasan baru dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan,” kata Adam dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (26/6).

Baca Juga: Empat Peserta Latsarmil Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Meninggal, Kemhan dan Panselnas Koordinasi

Salah satu dari enam jabatan yang diserahterimakan adalah Komandan KRI Ahmad Yani-351 dari Kolonel Laut (P) Agung Maulana kepada Letkol Laut (P) Firman Cahyadi. Firman menggantikan Agung yang diangkat menjadi Komandan KRI Raden Eddy Martadinata-331.

Letkol Laut (P) Firman Cahyadi tercatat sebagai alumni AAL 2006 dengan sederet rekam jejak cemerlang. Perwira menengah tersebut juga dikenal dengan capaian akademik internasional yang gemilang.

Ia menyelesaikan pendidikan militer lanjutan di Rusia selama tiga tahun. Firman Cahyadi sukses meraih predikat lulusan terbaik pada program Military Educational and Scientific Center of the Navy (MSCN) di Akademi Angkatan Laut Admiral Kuznetsov, St. Petersburg, Rusia.

Baca Juga: Pemberantasan Judol di Militer, Asops KSAL Wanti-wanti Perwira TNI AL

Firman berhasil mengungguli 299 perwira dari 16 negara, termasuk 161 perwira militer dari Rusia.

Dalam karier militernya, sejumlah posisi strategis pernah diembannya, antara lain Komandan KRI Sutanto-377 (September 2025-Januari 2026), Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 (Januari 2026-Juni 2026), hingga Komandan KRI Ahmad Yani-351.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.