Laut Cina Selatan, Prioritas Pertama Yudo Setelah Pelantikan Panglima TNI

Jakarta, IDM - Laksamana TNI Yudo Margono, mengungkapkan bakal memprioritaskan lebih awal soal Papua, Laut Cina Selatan, dan Aceh, setelah nantinya resmi dilantik menjadi panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ya, tentunya yang jadi prioritas-prioritas akan kita tindak lanjuti lebih awal. Papua, Laut Cina Selatan, Aceh," kata Yudo kepada awak media usai rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/12).
Selain itu, prioritas lainnya yang bakal dilakukan lebih dulu adalah soal pembinaan personel. Ia menilai, panglima TNI berwenang untuk mengarahkan personel dari ketiga matra, yaitu TNI AD, TNI AL, TNI AU agar menjadi solid.
"Akselerasi personel adalah kewenangan kepala staf angkatan. Tapi, panglima TNI juga berwenang mengarahkan supaya jadi solid, sinergi dengan Polri, maupun masyarakat. Itu pertama yang akan kita tindak lanjuti," ujar Yudo.
Baca: Andika Lengser, Komisi I DPR Setuju Yudo Jadi Panglima TNI
Di kesempatan yang sama, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan tugas Yudo ke depan sebagai panglima TNI yang baru sangat banyak. Menurutnya, Yudo tidak hanya meneruskan sejumlah hal yang dilaksanakan Jenderal TNI Andika Perkasa.
"Tapi, memperbaiki dan memperkuat hal-hal yang harus terus dijalankan untuk bangsa dan negara," tuturnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































