Latma Rimpac, KRI RE Martadinata Lanjutkan Pelayaran dari Bitung ke Hawaii

Jakarta, IDM – KRI RE Martadinata-331 dijadwalkan menempuh lima hari pelayaran menuju Hawaii, Amerika Serikat untuk mengikuti latihan bersama Rim of Pacific (Rimpac) 2024.
Kapal perang milik TNI AL itu berangkat dari Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (6/6), pascasandar sejak dua hari lalu. Nantinya, KRI RE Martadinata terlebih dahulu menuju Guam, sebelum melewati Samudra Pasifik untuk menuju Hawaii.
Baca Juga: Puspenerbal Gelar Latihan Perdana untuk 14 Penerbang Helikopter TNI AD dan AU
"KRI RE Martadinata akan menempuh jarak 11.730 mil laut semenjak bertolak dari Surabaya dengan tujuan Hawaii, Amerika Serikat," ujar Komandan Satgas Rimpac Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II.

Selain itu, Adam mengungkapkan selama pelayarannya menuju Hawaii, KRI RE Martadinata akan melaksanakan berbagai serial latihan sebagai bekal untuk mengikuti Rimpac 2024 bersama sejumlah pasukan angkatan laut negara lainnya.
Sebelumnya, KRI RE Martadinata bersama 183 personel Satgas Latihan Bersama Rimpac 2024 bertolak dari Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/5) menuju Hawaii, Amerika Serikat. Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata melepas ratusan personel yang terdiri dari 128 awak KRI RE Martadinata, 5 staf latihan, 43 prajurit Marinir, dan 7 prajurit Pusat Komando Pasukan Katak (Puskopaska).
Baca Juga: Siapkan Kelengkapan Parasut CDS, Sathar 72 Dukung Misi Dropping Latihan Jalak Sakti Koopsud I

Adapun Rimpac merupakan latihan yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut AS (US Navy) dan Pasukan Korps Marinir AS, Pasifik (US Marine Force Pacific) dengan melibatkan angkatan laut dari sejumlah negara di kawasan Indo-Pasifik dan bahkan pengamat (observer) dari angkatan laut negara-negara dari Eropa.
Pada tahun ini, Rimpac ke-29 akan kembali digelar di Hawaii, Amerika Serikat yang dijadwalkan pada 25 Juni-2 Agustus. Latihan bersama ini bertujuan meningkatkan kemampuan operasi laut jarak jauh dan penyiapan dukungan logistik tempur serta kemampuan TNI AL dan mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































