Latma Carat TNI AL-US Navy Masuk Tahap Force Integration

Jakarta, IDM - Latihan bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (Carat) 2022 antara TNI AL dengan US Navy dan US Marine Corps memasuki tahap kedua latihan, yakni force integration di Surabaya, Senin (12/12).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (13/12), tiap working group akan menyinkronkan jadwal kegiatan untuk meningkatkan kerja sama taktis antar unsur dan satuan yang akan beroperasi. Tahapan dan materi latihan meliputi briefing, maupun koordinasi antarunsur agar dapat dipantau oleh pusat komando dan kendali.
Fase kedua dalam latma Carat 2022 ini mencakup aplikasi praktis dari teori dan diskusi yang dilaksanakan serta mendirikan pusat komando dan kendali bersama.

Kemudian, pada tahap ketiga nanti, pusat komando dan kendali bersama akan mengendalikan operasi laut, dilanjutkan dengan pendaratan pasukan di pantai Banongan Situbondo oleh pasukan TNI AL, US Navy dan US Marine Corps.
Baca: Kopaska Koarmada II dan USMC MSOT Latihan Menembak Empat Jenis Pistol
Sebelumnya, latma Carat 2022 dilaksanakan dari 7-21 Desember. TNI AL mengerahkan unsur kapal perang KRI RE Martadinata-331, KRI Abdul Halim Perdakusuma-355, KRI Diponegoro-365, KRI Teluk Palu-523, KRI Surabaya-591 dan KRI Singa-651.
Sedangkan dukungan Amerika Serikat (AS) untuk operasi amfibi ini meliputi USS Makin Island (LHD-8) dan amphibious transport dock USS Anchorage yang dilengkapi dengan unit ekspedisi marinir (Marine Expeditionary Unit) ke-13. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































