HANKAM

Latganda Berakhir, Ini Pesan Danlanud Adi Soemarmo kepada 195 Siswa Setukba A-44

Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko
Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko memimpin upacara penutupan Latganda siswa Setukba A-44. (Foto: Dok. Instagram @lanudadisoemarmo)

Jakarta, IDM – Sebanyak 195 siswa Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-44 berhasil menyelesaikan Latihan Berganda (Latganda) yang telah dilaksanakan selama enam hari.

Untuk itu, Lanud Adi Soemarmo Solo menggelar upacara penutupan Latganda di Pantai Telengria, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (19/5) yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko.

Baca Juga: WWF di Bali, 5 KRI hingga Penyelam TNI AL Latihan Pengamanan Laut

Dalam sambutannya sebagai inspektur upacara, Danlanud Adi Soemarmo mengatakan, momentum berakhirnya Latganda ini dapat dijadikan sebagai motivasi bagi para siswa untuk lebih giat dalam berlatih dan belajar.

Siswa Setukba A-44
Siswa Setukba A-44 mengikuti Latganda dengan materi praktik lintas tebing. (Foto: Dok. Instagram @lanudadisoemarmo)

Dengan demikian, mereka akan mampu menghadapi beragam tantangan serta dinamika tugas di masa depan.

"Latganda yang baru saja selesai dilaksanakan ini dapat membentuk prajurit-prajurit yang tangkas, tanggap, tanggon, dan trengginas dalam melaksanakan tugas ke depan," kata Marsma TNI Bambang Juniar.

Baca Juga: Pasukan Marinir Kuasai Pantai Pendaratan dan Hancurkan Sasaran di Medan Tempur Sukabumi

Ia menambahkan, Latganda juga mampu melatih fisik hingga mental para siswa untuk mendukung terwujudnya TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).

Melansir keterangan Penerangan Lanud Adi Soemarmo dalam instagram @lanudadisoemarmo, Selasa (21/5), disebutkan, selama enam hari pelaksanaan Latganda, ratusan siswa Setukba A-44 tersebut mendapat sejumlah materi yang meliputi materi bertahan hidup _(survival); pertahanan pangkalan (hanlan); praktik lintas tebing; praktik Ilmu Medan, Peta, dan Kompas (IMPK); hingga praktik Teknik Kesatuan Kecil (TKK). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.