HANKAM

Laporan Kenaikan Pangkat 17 Pati TNI AU, KSAU: Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi

Pati
Belasan Pati TNI AU melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono berpesan kepada 17 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang memperoleh kenaikan pangkat untuk selalu meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, serta mengembangkan diri demi kemajuan organisasi.

Hal tersebut disampaikan Tonny saat menerima laporan kenaikan pangkat belasan Pati TNI AU yang digelar di Gedung Auditorium I.G Dewanto, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Selasa (14/1).

“Perlu saya sampaikan, pada beberapa kesempatan sebelumnya, saya selalu menegaskan kepada para perwira, pejabat, termasuk anggota, bahwa proses penentuan jabatan saat ini dilakukan dengan sangat selektif. Hal ini bukan hanya keputusan saya, bukan pula keputusan Panglima TNI, tetapi memang tuntutan organisasi,” sambung KSAU.

Baca Juga: Evaluasi Makan Bergizi Gratis Tiap Sabtu-Minggu, Danseskoal: Libatkan Pendapat Murid

Marsekal TNI Tonny kemudian mengajak para perwira tersebut untuk bersama-sama membangun TNI Angkatan Udara sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing, baik di Kementerian Pertahanan, Pasgat, staf Mabesau, Mabes TNI, maupun satuan lainnya.

Kenaikan pangkat terhadap 17 Pati TNI AU dilakukan dengan merujuk pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/29/I/2025 tanggal 7 Januari 2025.

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima laporan kenaikan pangkat 17 Pati TNI AU. (Foto: Dok. Dispenau)

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan persnya yang dikutip Rabu (15/1) menyebutkan daftar 17 Pati TNI AU yang naik pangkat adalah Marsda TNI Untung Suropati, Marsma TNI Sarmanto, Marsma TNI Yose Ridha, Marsma TNI Budi Susilo, dan Marsma TNI Hevry Yanto.

Baca Juga: Sebanyak 54 Pati TNI AD Naik Pangkat, Ini Daftarnya

Selanjutnya, terdapat nama Marsma TNI Arif Andrijianto, Marsma TNI Andi S. Pambudi, Marsma TNI Bursok Prins A. Pardede, Marsma TNI Haryono, serta Marsma TNI Mukhtar Bakhrong.

Tujuh nama Pati TNI AU lainnya adalah Marsma TNI Soleh, Marsma TNI Anis Nurwahyudi, Marsma TNI Lombok M. Sormin, Marsma TNI Toni Setiawan, Marsma TNI Sovian Aritonang, Marsma TNI Parimeng, dan Marsma TNI Hendra Gunawan.

Sebelumnya, 17 Pati TNI AU itu juga telah melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, bersama dengan Pati TNI AD dan TNI AL lainnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.