Lanud Sutan Sjahrir Kerahkan Pasukan Siaga Bencana untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang

Jakarta, IDM - Lanud Sutan Sjahrir mengerahkan pasukan siaga bencana untuk melaksanakan bantuan serta mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir di Kelurahan Bungo Pasang dan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11).
Adapun jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 26 orang dengan dukungan materiil yang mencakup 20 pelampung, satu perahu karet rescue (LCR), satu kendaraan Mobile Communication Platform (MCP), serta satu unit ambulans.
Sebelum bergerak menuju lokasi, Lanud Sutan Sjahrir menggelar apel pasukan dan materiil yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Sutan Sjahrir, Letkol Lek Rianto Lismara.
Baca Juga: TNI AL Kerahkan 6 KRI, 4 Helikopter, Kopaska hingga Marinir ke Sumbar–Sumut
“Keterlibatan Lanud Sutan Sjahrir dalam penanganan bencana ini merupakan wujud pengabdian TNI Angkatan Udara kepada masyarakat. Kami berupaya melaksanakan tugas dengan cepat, tepat, dan humanis. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ungkap Rianto.
Penerangan Lanud Sutan Sjahrir melalui unggahan instagram resmi mereka, @lanud_sutan_sjahrir_, dikutip Jumat (28/11) menjelaskan, setibanya di lokasi banjir yang bertempat di Perumahan Salingka Bungo Pasang, prajurit Lanud Sutan Sjahrir segera melaksanakan pergerakan cepat ke area pemukiman yang terendam air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa.

“Dengan tetap mengedepankan faktor keamanan, para prajurit mengevakuasi warga yang terdiri dari anak-anak, perempuan, serta lanjut usia yang mengalami keterbatasan mobilitas. Sejumlah prajurit menggendong warga lansia dari rumah menuju titik evakuasi, sementara personel lainnya menggunakan payung untuk melindungi warga dari hujan yang masih berlangsung,” jelas Penerangan Lanud Sutan Sjahrir.
Baca Juga: Dua Helikopter Colibri Resmi Dialihkan TNI AL ke TNI AU
Selain evakuasi di area perumahan, prajurit Lanud Sutan Sjahrir juga bergerak membantu mengevakuasi warga di daerah Aia Pacah di jalan DPR Kota Padang yang terkena Banjir ke kendaraan taktis (truck) menggunakan perahu karet rescue (LCR) untuk dibawa ke lokasi yang lebih aman.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel kesehatan Lanud Sutan Sjahrir turut dikerahkan untuk memberikan penanganan medis awal. Warga yang mengalami kelelahan, kedinginan, atau membutuhkan pertolongan segera dievakuasi menggunakan ambulans Lanud Sutan Sjahrir untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan lebih lanjut.
Banjir yang melanda Kota Padang disebabkan oleh cuaca ekstrem yang melanda kota tersebut dalam beberapa hari. Berdasarkan data sementara BPBD Kota Padang hingga 27 November 2025, bencana banjir terjadi di 14 titik, banjir bandang di 12 titik, longsor di 7 titik, pohon tumbang terjadi 20 titik, dan angin puting beliung di 2 titik. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































