Lanud RSA-Basarnas Natuna Kibarkan Garuda Pancasila di Perbatasan, Teguhkan Persatuan Bangsa

Jakarta, IDM – Lanud Raden Sadjad (RSA) berkolaborasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna memperingati Hari Lahir Pancasila melalui serangkaian kegiatan simbolis di kawasan perbatasan, mulai dari pengibaran baliho Garuda Pancasila di Pulau Senua, Geosite Tanjung Datuk, hingga puncak Gunung Ranai.
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya, Senin (1/6), menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran baliho Garuda Pancasila di Pulau Senua yang merupakan pulau terluar Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (29/5). Kegiatan tersebut melibatkan 43 personel gabungan dari Lanud RSA dan Basarnas Natuna.
Baca Juga: TNI AD Peringati Hari Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada Sabtu (30/5) melalui pembentangan baliho raksasa Garuda Pancasila dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” di Geosite Tanjung Datuk. Selain personel Lanud RSA dan Basarnas Natuna, kegiatan tersebut turut melibatkan personel Yon Arhanud 14 Pasgat, BMKG Natuna, dan LPP RRI Ranai.
Geosite Tanjung Datuk dipilih karena memiliki nilai geologi dan sejarah yang tinggi, sekaligus berada di kawasan yang menghadap langsung ke Laut Natuna Utara. Pembentangan baliho Garuda Pancasila di lokasi tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan kedaulatan di wilayah perbatasan.

Kemudian, puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Minggu (31/5) melalui pendakian Gunung Ranai, gunung tertinggi di Natuna. Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan membawa baliho hingga ke puncak sebagai bentuk penghormatan terhadap lambang negara, sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme di wilayah perbatasan.
Baca Juga: Detik-detik Intel TNI AD Tangkap Pengedar Narkoba, Lakukan Transaksi di Lingkungan Warga
Komandan Lanud RSA Marsma TNI Onesmus mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, sekaligus sarana untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air bagi personel yang bertugas di wilayah perbatasan.
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Natuna Abdul Rahman menilai kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antarlembaga dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat semangat kebangsaan di ujung utara Indonesia.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































