Lanud Halim Perdanakusuma Mitigasi Banjir lewat Normalisasi Waduk

Jakarta, IDM – Lanud Halim Perdanakusuma (HLP) melakukan normalisasi waduk di lingkungan lanud sebagai upaya untuk mengurangi risiko serta mencegah potensi banjir di Jakarta, Senin (15/6).
Baca Juga: TNI Terjun Rehab SD Rusak di Puncak Jaya Papua Tengah
Dalam praktiknya, normalisasi dilakukan melalui pengerukan sedimentasi yang mengendap di dasar waduk serta pembersihan area di sekitar tampungan air. Dengan langkah tersebut, kapasitas tampung waduk dapat meningkat dan air dapat mengalir dengan optimal, sehingga dapat meninimalisir potensi luapan yang dapat menyebabkan genangan maupun banjir.
“Melalui pengerukan sedimentasi dan pembersihan kawasan, kami berharap dapat meminimalkan genangan dan risiko banjir, khususnya saat musim hujan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tertata di wilayah Lanud Halim Perdanakusuma,” jelas Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Masrma TNI Ali Gusman.

Ia menambahkan, pelaksanaan normalisasi waduk ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata TNI Angkatan Udara dalam mendukung mitigasi bencana sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Kaskoopsudnas Tinjau Pembangunan Satuan Baru dan Kesiapan Operasional Lanud Haluoleo
“Sebagai salah satu kawasan strategis di Jakarta, Lanud Halim Perdanakusuma terus berupaya menjaga kesiapsiagaan sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” tutur Ali dikutip dari unggahan Instagram @lanud_halim_perdanakusuma, Rabu (17/6).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































