Lantamal III Lepas Keberangkatan Kapal Tanker AL India INS Shakti

Jakarta, IDM - Pgs Kepala Dinas Syahbandar Angkatan Laut (Kadissyahal) Lantamal III Jakarta Letkol Laut (P) Arief Sebastian, melepas keberangkatan kapal perang Angkatan Laut India INS Shakti (A57), Jakarta, Selasa (1/8).
Kapal perang yang dikomandani Kapten Sachin Vijay Shinde itu empat hari bersandar di Jakarta, yakni mulai dari 29 Juli-1 Agustus dengan melaksanakan beberapa kegiatan untuk memperkuat kerja sama antara angkatan laut.
Baca Juga: Gelar Bootcamp, TNI AD Harap Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
"Selamat jalan dan terima kasih atas kunjungan dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini antara TNI AL dengan Angkatan Laut India," jelas Arief dikutip dari keterangan Dispen Lantamal III, Rabu (2/8).

"Semoga akan membawa stabilitas keamanan kawasan khususnya di Samudra Hindia," imbuhnya.
Baca Juga: Latgab TNI 2023: Pasukan Amfibi Marinir Rebut Daerah Musuh di Pantai Banongan
INS Shakti (A57) merupakan kapal perang jenis Deepak-class fleet tanker, yaitu kapal tanker armada kelas Deepak yang dapat mengangkut 17.900 ton kargo, termasuk 15.500 ton kargo cair, seperti air, bahan bakar kapal dan pesawat serta 500 ton kargo padat, yakni makanan dan amunisi.
Kapal perang ini mampu mengisi bahan bakar empat kapal sekaligus dalam keadaan berjalan dengan kecepatan pengisian bahan bakar mencapai 1.500 ton perjam. Fasilitas perbengkelan di kapal juga dapat mendukung armada kapal lain dan mampu mendukung helikopter berat. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































