Senin, 4 Maret 2024

Gelar Bootcamp, TNI AD Harap Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Agus Subiyanto membuka bootcamp TNI AD to Gen Z di Makopassus, Jakarta Timur, Selasa (1/8). Melalui kegiatan yang berlangsung pada 1-2 Agustus ini diharapkan dapat mencetak generasi muda Indonesia yang Pancasilais.

Di hadapan peserta bootcamp, Agus menjelaskan tentang profil serta tugas pokok dan fungsi TNI AD bagi masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri.

Agus menjelaskan bahwa TNI AD memiliki 15 Kodam di 38 provinsi, 347 Kodim di 514 kabupaten/kota, 3.672 Koramil di 7.277 kecamatan, dan 72.915 Babinsa di 83.763 desa. Prajurit TNI AD juga menjalankan operasi pengamanan di dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Tambah Kekuatan Pertahanan, 500 Anggota Komcad Matra Udara Rampungkan Latihan Dasar Militer

Di dalam negeri, para prajurit menjaga keamanan di daerah objek vital dan perbatasan negara. Sementara gelar satuan operasi TNI AD di luar negeri ditujukan untuk menjaga perdamaian dunia sesuai amanat UUD 1945 dan membantu kesulitan negara lain dalam konteks keamanan sosial.

Mantan Pangdam Siliwangi ini berharap, materi yang diberikan dapat menjadi bekal para peserta untuk bertransformasi sebagai agen perubahan di masyarakat.

“Jati diri TNI Angkatan Darat sebagai tentara rakyat, tentara nasional, dan tentara profesional yang lahir bersama rakyat, dan berjuang bersama rakyat. TNI AD mendarah daging di tengah masyarakat. Sebagai komponen negara, saya mengajak adik-adik untuk membuka pengetahuan dan menjadi agen-agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Kala Prajurit Kodam XII/Tanjungpura Pamer Tubuh Kekar di Lomba Body Contest

Agus juga memaparkan potensi ancaman hibrida yang sedang dihadapi di negara-negara lain, termasuk di Indonesia yang di antaranya ancaman siber, perang ekonomi, politik, propaganda, hingga narkoba.

Bootcamp TNI AD to Gen Z diikuti oleh 180 peserta dari 34 provinsi di Indonesia, yang terdiri atas pelajar SMA dan mahasiswa, termasuk dari SMA Terpadu Krida Nusantara, SMA Taruna Nusantara, dan Universitas Pertahanan ditujukan untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, inisiatif, kerja sama, wawasan kebangsaan, menangkal radikalisme, pengarusutamaan gender, hingga pelatihan menulis, fotografi, dan videografi. (nhn)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER