Laksma Hariyo Poernomo Resmi Pimpin Kodaeral III Gantikan Laksda Uki Prasetia

Jakarta, IDM – Tongkat estafet kepemimpinan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III resmi berganti. Laksma TNI Hariyo Poernomo kini mengemban tanggung jawab sebagai komandan baru satuan komando kewilayahan tersebut.
Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Denih Hendrata, memimpin langsung prosesi serah terima jabatan strategis tersebut di Jakarta, Kamis (22/10). Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Laksda TNI Uki Prasetia.
Rotasi pucuk pimpinan ini merupakan bagian dari siklus pembinaan personel yang dirancang untuk menjaga kesinambungan organisasi serta mendongkrak kinerja satuan di lingkungan TNI AL. Selain posisi Komandan Kodaeral III, upacara militer tersebut juga meresmikan pergantian sejumlah pejabat teras di jajaran Koarmada RI.
Baca Juga: Uji Coba Kedua Berhasil, Pesawat Tempur TNI AU Mendarat dan Lepas Landas di Tol Jatim
Posisi yang ikut berganti meliputi komandan Kodaeral II dari Laksda TNI Sarimpunan Tanjung ke Laksma TNI Mochammad Riza, komandan Kodaeral VII dari Laksda TNI Joni Sudianto kepada Laksma TNI Singgih Sugiarto, asisten operasi serta teritorial Pangkoarmada RI, hingga komandan komando latihan.
Pada kesempatan tersebut, Denih menyatakan pencapaian satuan tidak pernah lahir dari kerja individual, melainkan buah dari konsistensi seluruh prajurit di lapangan.
"Saya mengajak seluruh jajaran Koarmada RI untuk memberikan dukungan penuh kepada pejabat yang baru," ujar Denih, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada RI.
Baca Juga: 13 Personel Korpasgat Terima Penghargaan dan KPLB atas Prestasi Tugas di Papua
Denih menambahkan, kunci utama keberhasilan menjaga kedaulatan perairan nusantara terletak pada kedisiplinan dan soliditas internal yang mengakar kuat di setiap lini satuan.
"Tidak ada keberhasilan organisasi yang dibangun oleh satu orang. Keberhasilan Koarmada RI adalah hasil dari soliditas, loyalitas, disiplin, dan kerja sama seluruh komponen organisasi," pungkasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































