Lagi, TNI AD Kirim Ratusan Prajurit ke Sumatra

Jakarta, IDM – TNI AD kembali mengirimkan ratusan prajurit ke wilayah Sumatra. Kali ini dari prajurit Kodam Jaya/Jayakarta yang diberangkatkan pada Minggu (14/12).
Dilansir dari keterangan Penkodam Jaya, Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen Deddy Suryadi mengatakan pengiriman prajurit ini adalah bagian dari Operasi Kemanusiaan Kodam Jaya.
"Sebanyak 310 prajurit berangkat secara bertahap dengan perlengkapan yang disiapkan untuk mendukung penanganan dan proses pemulihan di lapangan, sesuai kebutuhan yang berkembang di lokasi terdampak," kata Deddy.
Lebih lanjut mantan Danjen Kopassus ini mengatakan keputusan ini diambil sebagai respons atas kondisi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan bantuan berkelanjutan.

"Dalam pelaksanaannya, operasi ini harus dijalankan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, sambil tetap menjaga pendekatan kemanusiaan. Semoga seluruh prajurit diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan amanah ini," kata Deddy.
Ia pun berharap melalui langkah ini, upaya yang dilakukan dapat memberi manfaat nyata dan mendukung proses pemulihan yang berjalan secara bertahap.
Baca Juga: TNI AL Uji Parasut Tempur, Libatkan Prajurit Taifib Marinir
Sebelumnya, pada akhir November 2025 lalu TNI AD sudah mengirimkan total total 21.707 personel yang dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang dan tanah longsor.
Tak hanya personel TNI AD juga menerjunkan sejumlah alustsista diantaranya lima kendaraan penjernih air (Ran RO), tiga set jembatan Bailey, satu set jembatan Compact, tiga unit excavator PC 200, empat unit bulldozer D68. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































