HANKAM

Kunjungi Simulator F-16 SIMIGON, Wakasau Soroti Pentingnya Mengadopsi Teknologi Modern

Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono didampingi oleh sejumlah pejabat TNI AU melakukan kunjungan ke fasilitas simulator F-16 SIMIGON di Amerika Serikat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)
Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono didampingi oleh sejumlah pejabat TNI AU melakukan kunjungan ke fasilitas simulator F-16 SIMIGON di Amerika Serikat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM –  Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono soroti pentingnya mengadopsi teknologi modern untuk menghadapi tantangan global dan menempatkan TNI Angkatan Udara (TNI AU) di garis terdepan perkembangan teknologi militer.

Teknologi militer tersebut, lanjut Adnyawan, khususnya berfokus pada bidang simulasi penerbangan serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Baca Juga: KRI Wahidin Sudirohusodo Siapkan Pelayaran “Port Visit” ke Negara Pasifik

Hal tersebut disampaikan Marsdya TNI Andyawan saat melakukan kunjungan ke fasilitas simulator F-16 SIMIGON yang berlokasi di Amerika Serikat (AS) pada beberapa waktu lalu.

Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono mencoba salah satu fasilitas simulator F-16 SIMIGON di Amerika Serikat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)
Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono mencoba salah satu fasilitas simulator F-16 SIMIGON di Amerika Serikat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Kunjungan ini untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi simulasi dan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) guna meningkatkan kesiapan operasional TNI AU di masa mendatang,” tulis TNI AU dikutip Senin (16/9).

Baca Juga: Kenalkan Peran Strategis Matra Udara, TNI AU Bakal Produksi Film 'Jupiter: Operation Skyfall'

Melalui kunjungan ini, Wakasau berharap jalinan kerja sama di antara TNI AU dengan industri teknologi pertahanan global dapat semakin meningkat.

Selaras dengan hal tersebut, kunjungan kerja Andyawan ke Amerika Serikat menjadi wujud nyata TNI AU untuk terus mengembangan diri sebagai angkatan udara yang modern dan sejalan dengan visi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono yakni TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.