Kunjungi Simulator F-16 SIMIGON, Wakasau Soroti Pentingnya Mengadopsi Teknologi Modern

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono soroti pentingnya mengadopsi teknologi modern untuk menghadapi tantangan global dan menempatkan TNI Angkatan Udara (TNI AU) di garis terdepan perkembangan teknologi militer.
Teknologi militer tersebut, lanjut Adnyawan, khususnya berfokus pada bidang simulasi penerbangan serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Baca Juga: KRI Wahidin Sudirohusodo Siapkan Pelayaran “Port Visit” ke Negara Pasifik
Hal tersebut disampaikan Marsdya TNI Andyawan saat melakukan kunjungan ke fasilitas simulator F-16 SIMIGON yang berlokasi di Amerika Serikat (AS) pada beberapa waktu lalu.

“Kunjungan ini untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi simulasi dan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) guna meningkatkan kesiapan operasional TNI AU di masa mendatang,” tulis TNI AU dikutip Senin (16/9).
Baca Juga: Kenalkan Peran Strategis Matra Udara, TNI AU Bakal Produksi Film 'Jupiter: Operation Skyfall'
Melalui kunjungan ini, Wakasau berharap jalinan kerja sama di antara TNI AU dengan industri teknologi pertahanan global dapat semakin meningkat.
Selaras dengan hal tersebut, kunjungan kerja Andyawan ke Amerika Serikat menjadi wujud nyata TNI AU untuk terus mengembangan diri sebagai angkatan udara yang modern dan sejalan dengan visi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono yakni TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































