Kunjungi Sebatik, Danguspurla Koarmada II Ingatkan Hal Ini kepada Satgasmar Pam Ambalat XXIX

Jakarta, IDM - Danguspurla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Edi Haryanto mengunjungi Satgasmar Pengamanan (Pam) Ambalat XXIX di Desa Tanjung Aru, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (18/8).
Pada kunjungan kali ini, Edi memberikan arahan kepada prajurit Satgasmar Pam Ambalat XXIX tentang tugas-tugas pokok yang harus dilaksanakan di wilayah perbatasan dan pentingnya keberadaan Korps Marinir di Pulau Sebatik.
Baca Juga: KSAD: Rakyat Papua Saudara Kita, Bantu Mereka
Edi juga mengingatkan kepada seluruh prajurit agar mewaspadai kegiatan-kegiatan ilegal, seperti penyelundupan barang barang terlarang narkoba, kosmetik, dan minuman keras.

"Laksanakan tugas dengan penuh semangat, perbanyak kegiatan teritorial dengan masyarakat sebagai wujud perhatian dan kepedulian kita kepada masyarakat perbatasan," ujarnya dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (19/8).
Baca Juga: Kibarkan 1945 Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Ciremai, Lanud Sugiri Sukani Pecahkan Rekor MURI
"Selain itu, selalu jaga kesehatan, moril serta rutin mrlaksanakaan pembinaan fisik," imbuhnya.
Sebelumnya, kedatangan Edi tersebut disambut langsung Komandan Satgas Lettu Marinir Presly Brisky Musak, dan seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Sebatik, di bawah Guspurla Koarmada II. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































