HANKAM

Kibarkan 1945 Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Ciremai, Lanud Sugiri Sukani Pecahkan Rekor MURI

Pengibaran bendera merah putih
Pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Ciremai yang dilakukan oleh jajaran Lanud Ski bersinergi dengan unsur masyarakat lainnya. (Foto: Dok. instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Lanud Sugiri Sukani (Ski) Majalengka mencatat rekor MURI pengibaran bendera Merah Putih terbanyak di puncak gunung saat peringatan HUT ke-78 RI, Kamis (17/8).

Sebanyak 1945 bendera Merah Putih berkibar di sepanjang rute pendakian, mulai dari jalur Apuy Palutungan dan Linggarjati hingga puncak Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat.

Baca Juga: Aksi Personel Skadron Udara 33 dalam Latihan Penerjunan LCLA di Pacific Airlift Rally 2023

Selain pengibaran bendera di sepanjang jalur pendakian, Lanud Ski juga menggelar upacara bendera di puncak gunung Ciremai pada ketinggian 3.078 Mdpl dan diikuti oleh 1.862 orang.

Ribuan orang itu terdiri dari jajaran personel Lanud Ski, komunitas pecinta alam serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Pengibaran bendera merah putih
Penyerahan piagam penghargaan rekor MURI untuk pengibaran bendera terbanyak di puncak gunung. (Foto: Dok. instagram @militer.udara)

Untuk diketahui, pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih di puncak gunung ini merupakan yang pertama kali dilakukan di jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU). Kegiatan ini digagas oleh Danlanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Supardo Butarbutar dengan merangkul semua elemen masyarakat.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi momen untuk mengenang dan mewujudkan semangat perjuangan serta semangat rela berkorban para pahlawan demi kemerdekaan NKRI.

Baca Juga: KSAD: Rakyat Papua Saudara Kita, Bantu Mereka

"Upacara pengibaran bendera Merah Putih di Puncak Gunung Ciremai menjadi wujud nasionalisme dan cinta kami kepada tanah air Indonesia, sekaligus menumbuhkan rasa persatuan, kesatuan dan kekeluargaan antara Lanud Sugiri Sukani dengan masyarakat sekitar," jelas Danlanud Ski dikutip dari keterangan TNI AU dalam keterangan foto instagram @militer.udara, Sabtu (19/8).

Sebelum melaksanakan upacara di puncak gunung, para personel upacara diketahui telah melakukan sejumlah persiapan yang matang, seperti menjaga kesehatan, mempersiapkan peralatan dan kelengkapan mendaki, serta melakukan latihan fisik secara rutin di Lanud Sugiri Sukani. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.