Kunjungi Pindad, Dankormar Bahas Rencana Alutsista untuk Perkuat Marinir

Jakarta, IDM – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal (Mar) Endi Supardi melaksanakan kunjungan kerja dengan mengunjungi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/8).
Pada kesempatan tersebut, Endi berdiskusi dengan Direktur PT Pindad Abraham Mose terkait rencana alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dapat memperkuat Korps Marinir ke depannya.
Baca Juga: Koarmada I Kirim KRI Bung Tomo untuk Latihan di Perairan Vietnam
Endi menerima paparan PT Pindad mengenai produk-produk alutsista yang sedang dikembangkan.

"Kegiatan kunjungan kali ini bertukar informasi tentang pemanfaatan produk dalam negeri yang dihasilkan oleh PT Pindad dan apa saja yang diperlukan untuk memperkuat alutsista Korps Marinir," ungkap Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar di Jakarta, Rabu (14/8).
Setelah berdiskusi, Endi beserta rombongan berkesempatan malaksanakan tur fasilitas Tour menggunakan kendaraan taktis 'Maung' terbaru untuk melihat proses pembuatan senjata maupun kendaraan khusus yang sedang diproduksi oleh PT Pindad.
Baca Juga: Resmi Kompi Kizijihandak dan Kizinubika Diubah Jadi Detasemen
Selain itu, Endi yang juga didampingi Wakil Komandan Korps Marinir Brigadir Jenderal (Mar) Suherlan juga berkesempatan untuk mencoba senjata senapan DMR SPM-2 dan senapan AM-1 buatan PT Pindad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































