Kunjungi Pindad, Danjen Kopassus Jajal Maung dan Coba Senjata

Jakarta, IDM - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan bersama Danpusdiklatpassus Brigjen TNI Agus Sasmita beserta jajaran petinggi Kopassus mengunjungi PT Pindad di Bandung, Senin, (6/2) kemarin.
Pada kunjungan tersebut Iwan menjajal produk kendaraan taktis (rantis) terbaru PT Pindad Maung dan mencoba berbagai senjata produksi PT Pindad.

Dilansir dari website PT Pindad, Rabu, (8/2) Dirut PT Pindad Abraham Mose mengatakan kunjungan Kopassus ini untuk melihat lebih dekat produk Pertahanan dan Keamanan kebanggaan Indonesia yang dapat mendukung dan memenuhi kebutuhan alutsista.
"Diharapkan dengan adanya kunjungan ini dapat terus memberikan saran dan masukan serta koreksi terhadap produk-produk yang di produksi oleh Pindad agar menjadi lebih baik yang sesuai dengan kebutuhan pengguna," kata Mose.

Sementara itu, MayIwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang telah diberikan oleh PT Pindad. Beliau juga menyampaikan bahwa kunjungan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan guna memperat lagi kerja sama antara Kopassus dan PT Pindad.
Baca: MTF Commander Percayakan KRI Frans Kaisiepo-368 Gelar Pertemuan Strategis
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Pindad karena selalu mendukung dan membantu Kopassus dalam operasi-operasi yang dilakukan. Saya juga berharap PT Pindad semakin sukses kedepannya dan menjadi perusahaan yang terdepan di bidang Alutsista," kata Iwan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































