HANKAM

Kunjungi Pesantren di Kaltim, Panglima TNI Ajak Santri Berjuang untuk NKRI

Laksama Yudo Margono
Panglima TNI Laksama Yudo Margono bersama santri Pesantren Hidayatullah. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengunjungi Pondok Pesantren Hidayatullah di sela kunjungannya meninjau pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (21/1). 

Mengutip keterangan dari Pusat Penerangan TNI, dalam kunjungannya di pesantren yang terletak di Balikpapan tersebut, ia berkesempatan untuk bertemu para santri Masjid Arriyadh. 

Yudo pun mengaku merasa terhormat bisa duduk bersama para santri. Mantan KSAL itu kemudian memberikan motivasi kepada mereka untuk terus ikhlas dan bersungguh-sungguh menimba ilmu. 

"Kepada para santri agar berguru secara iklhas dan sungguh-sungguh. Tetaplah berguru dengan ikhlas karena itu merupakan modal awal untuk menatap masa depan, jangan berkecil hati,” kata Yudo usai menunaikan shalat Jumat bersama para santri. 

Untuk memperkuat motivasinya, Yudo pun mengungkap sedikit kisah hidupnya. Ia mengatakan, berangkat dari keluarga sederhana bukanlah hambatan menuju kesuksesan. 

"Saya Panglima TNI juga bukan berasal dari keluarga kaya, saya anaknya orang tani di Madiun," katanya. 

"Dengan berbekal keikhlasan, kerja keras dengan diiringi kemauan yang tinggi untuk maju dan untuk mengangkat derajat orang tua sehingga saya bisa berkarir di militer dan Alhamdullilah sampai saat ini,” sambung Yudo. 

Baca: Panglima TNI Yudo Tinjau Pembangunan IKN Nusantara

Kemudian, Yudo pun mengajak para santri untuk  terus melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Salah satu yang bisa ditempuh adalah menjadi personel militer seperti dirinya. 

"Bisa dengan mengikuti pendidikan Secata, Secaba, Perwira PK bahkan melalui pendidikan Akabri sehingga dapat mengisi kemerdekaan dan negara ini," pungkas Yudo. (un) 

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.