Kunjungi Kapal Induk Italia, KSAL Ingin Tingkatkan Kemampuan TNI AL Jaga Pertahanan Maritim

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan keinginannya untuk memperkuat TNI AL dalam menjaga pertahanan dan keamanan maritim, saat mengunjungi kapal induk Angkatan Laut Italia, ITS Cavour C-550 yang sandar di Jakarta, Minggu (15/9).
Pada kesempatan tersebut, Ali menghadiri acara deck reception bersama Wakil KSAL Laksamana Madya Erwin S. Aldedharma serta Direktur Persenjataan Angkatan Laut Laksamana Muda Giuseppe Abbamonte, Komandan Gugus Tempur Kapal Induk Laksamana Muda Giancarlo Ciappina, dan Kapten (N) Francesco Fagnani.
Ali mengatakan, kegiatan deck reception merupakan sarana angkatan laut kedua negara untuk bertukar wawasan dan perspektif tentang perkembangan terbaru dalam pertahanan dan teknologi maritim.
Baca Juga: TNI Bangun Pos Utama di Hutan Kaltim, Jaga Pembangunan IKN
“Ini kesempatan baik untuk berkolaborasi antara kedua angkatan laut serta untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan maritim (TNI AL)” kata Ali, dikutip dari laman TNI AL, Selasa (17/9).
Selain itu, pertukaran wawasan dan perspektif dinilai penting untuk mempersiapkan prajurit TNI AL agar dapat beradaptasi dengan baik dalam lanskap stabilitas dan keamanan yang terus berkembang.
“Kami yakin dialog dan interaksi di sini akan berkontribusi pada tujuan bersama kami untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan,” lanjut Ali.
Baca Juga: Lanud Adi Soemarmo Gelar Diklat Integrasi TA 2024, Perkuat Soliditas TNI-Polri
Adapun ITS Cavour memiliki landasan pendek dan pendaratan secara vertikal (STOVL) milik Angkatan Laut Italia. Kapal induk ini dirancang untuk menggabungkan operasi udara pesawat tempur dan helikopter.
ITS Cavour mampu menjalankan empat kemampuan sekaligus, yaitu kemampuan sebagai kapal induk, platform logistik dan amfibi, unit komando dan kontrol serta kemampuan sebagai kapal rumah sakit.
Kapal induk tersebut datang bersama fregat ITS Alpino F-594 dan PPA ITS Raimondo Montecuccoli P-432 yang dijadwalkan sandar dari 14-17 September dalam rangka kerja sama militer antara TNI AL dan Angkatan Laut Italia untuk memupuk keharmonisan hubungan bilateral kedua negara. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































