TNI Bangun Pos Utama di Hutan Kaltim, Jaga Pembangunan IKN

Jakarta, IDM – TNI melalui Kodam VI/Mulawarman membangun Pos Aju atau Pos Utama untuk menjaga pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di hutan Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur. Pos ini pun langsung ditinjau Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beberapa waktu lalu.
Dilansir dari postingan akun instagram resmi Panglima TNI, @91agussubiyanto disebutkan bahwa posko ini dibangun disesuaikan dengan visi IKN sebagai forest city.
Baca Juga: Operasi Hijau TNI AD di Danau Toba Hadirkan Inovasi Perahu Ponton dan Konveyor

"Meninjau perkembangan pembangunan posko Aju Kodam VI/Mulawarman di IKN dengan segala sarana dan prasarana pendukungnya yang disesuaikan dengan visi IKN sebagai forest city," tulis postingan akun Panglima dikutip, Selasa, (17/9).
Dijelaskan Panglima, IKN sebagai ibu kota negara dan pusat pemerintahan merupakan proyek vital nasional strategis yang harus dipastikan keamanannya.
"Oleh karena itu, keberadaan satuan jajaran Kodam VI/Mulawarman di IKN dapat membantu pemerintah dalam melaksanakan tugas-tugas pengamanan ibu kota negara, mendukung, serta melindungi IKN dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan yang mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia," tulis Panglima TNI. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































