KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 10 Pati TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima laporan kenaikan pangkat 10 Perwira Tinggi (Pati) TNI AU di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/2).
Laporan kenaikan Pati TNI AU ini dilakukan berdasarkan surat KSAU Nomor Kep/32-TIIIB/II/2023 tanggal 21 Februari 2023 tentang kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi (Pati) TNI.
“Selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Jalankan tugas dan amanah ini dengan baik,” ungkap Fadjar.
Baca Juga: Prabowo Boyong Industri Pertahanan Lokal untuk Unjuk Gigi di IDEX UEA

Dikutip dari Instagram TNI AU, @militer.udara, Selasa (28/2), kesepuluh Pati TNI AU yang naik pangkat yaitu Marsda TNI Andi Wijaya (Aspotdirga KSAU), Marsda TNI Donald Kasenda (Pangkoopsud III).
Selanjutnya, Marsma TNI Sri Duto Dhanisworo (Danlanud SDM), Marsma TNI Muhammad Mujib (Danlanud Sri), Marsma TNI Eko Sujatmiko (Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Strategi Lemhannas), Marsma TNI Fairlyanto (Danlanud Abd Saleh).
Baca Juga: Rapim Kopassus Tahun 2023, Danjen: Prajurit Kopassus Harus Siap Terima Ancaman Apapun
Keempat Pati lainnya adalah Marsma TNI Ferry Yunaldi (Dankosek II Koopsud II), Marsma TNI Anang Surdwiyono (Athan RI Paris, Prancis), Marsma TNI Tri Bowo Setyo C (Ir Kopasgat), dan Marsma TNI Budi Eko Pratomo (Asdep Koordinator Telekomunikasi dan informatika Kemenko Polhukam). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































