KSAU Terima Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Penganugerahan tersebut dikalungkan langsung oleh Ketua Umum DPP LVRI, Letjen TNI (Purn.) H.B.L Mantiri di Mabesau, Cilangkap, Kamis (21/3). Melansir keterangan TNI AU, Jumat (22/3), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mendapat tanda kehormatan itu lantaran darma bakti yang telah ia berikan untuk kemajuan LVRI.
Baca Juga: Jadi Perhatian Khusus, TNI Sinyalir Akan Ada Konflik Horisontal di Pilkada Aceh
LVRI merupakan satu-satunya organisasi yang menghimpun para veteran Republik Indonesia. Dikutip dari laman resmi LVRI, para veteran yang tergabung di dalamnya merupakan Warga Negara Indonesia yang secara aktif ikut serta dalam upaya atau peperangan membela kemerdekaan dan kedaulatan NKRI, di antaranya pada masa revolusi fisik di periode 17 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949; Operasi Trikora; Operasi Dwikora; serta Operasi Seroja.
Selain melakukan perjuangan di Indonesia, para anggota veteran juga merupakan mereka yang tergabung aktif dalam penugasan di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga: 4 KRI dan Satu Kapal Selam TNI AL Sukses Jalani Latihan Tempur di Laut Jawa
Semua Veteran yang telah disahkan memperoleh gelar kehormatan Veteran Republik Indonesia berhak dan wajib menjadi anggota Legiun Veteran Republik Indonesia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































