HANKAM

KSAU Tekankan Penguatan Tata Kelola Organisasi TNI Angkatan Udara

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono membuka taklimat awal audit kinerja Irjenau. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Untuk memperkuat tata kelola organisasi, audit kinerja memiliki peran penting untuk memastikan program dengan perencanaan dan kemampuan hingga mendorong hasil konkret.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, saat membuka taklimat awal audit kinerja Inspektorat Jenderal TNI AU (Itjenau) di Mabesau, Jakarta Timur, Selasa (20/1).

Baca Juga: Didampingi Wakasau, Wamenhan Tinjau Penguatan Infrastruktur Lanud Iswahjudi

Audit tersebut menjadi langkah pengawasan terhadap program TNI AU agar berjalan sesuai rencana dan memberi dampak nyata bagi kemajuan organisasi.

Saat ini, jelas Tonny, TNI AU berada pada fase akselerasi modernisasi organisasi dengan lima fokus program prioritas yang keseluruhan memerlukan pengendalian yang kuat.

“Sehingga kinerja diharapkan tidak berhenti pada aspek administrasi, namun menghasilkan rekomendasi perbaikan yang aplikatif dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja satuan,” ucap Tonny yang dikutip dari siaran pers TNI AU, Rabu (21/1).

Dalam forum tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil diraih TNI AU selama tujuh tahun berturut-turut.

Baca Juga: TNI AD Gelar Latihan Penajaman Taktik dan Teknik Intelijen

Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh jajaran, sekaligus amanah yang harus terus dijaga dan dipertahankan.

Sementara itu, Irjenau, Marsdya TNI Arif Mustofa, menekankan pentingnya peran kepala satuan kerja dalam menjaga keberlanjutan opini WTP melalui penyusunan laporan yang cermat dan akurat, penguatan pengendalian internal, serta penataan dan revaluasi Barang Milik Negara (BMN). (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.