KSAU Tekankan Kepemimpinan Adaptif di Hadapan Pasis Sekkau A-116

Jakarta, IDM – Di tengah lanskap ancaman global yang kian kompleks dan dinamis, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan profesionalisme militer dalam menghadapi tantangan strategis masa depan.
Hal ini disampaikan saat memberikan pembekalan kepada perwira siswa (pasis) Sekolah Komando dan Staf Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan ke-116, di Jakarta, Rabu (13/8).
Mengawali kunjungan, Tonny meresmikan Tribun Stadion Vira Cakti Sekkau sebagai fasilitas pendukung kegiatan olahraga dan pembinaan personel. Fasilitas ini diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan yang sehat dan produktif di lingkungan TNI AU.
Baca Juga: 34 Bintara Remaja Lulusan KodikalatalResmi Perkuat Koarmada III
Dalam sesi pembekalan, ia menyoroti pentingnya kepemimpinan yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan strategis.
Tonny menekankan bahwa karakter perang modern kini melibatkan sinergi antara kekuatan militer, teknologi informasi, industri pertahanan, dan integrasi sistem.
“Saat ini, lingkungan strategis bergerak sangat cepat, sangat dinamis, dan dipenuhi dengan berbagai ketidakpastian yang menuntut kita untuk selalu waspada serta mampu beradaptasi,” tegas Tonny dalam rilis yang diterima, Kamis (14/8).
Baca Juga: Pemerintah Lepas Satgas Kesehatan TNI Gelombang IV untuk Rawat Warga Gaza
KSAU juga memaparkan lima program prioritas TNI AU sebagai langkah strategis memperkuat kesiapan dan daya saing institusi, yaitu modernisasi alat utama sistem senjata (alpalhankam), validasi organisasi, pengembangan perangkat lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Pasis Sekkau mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi pertahanan udara, teknologi militer, dan kesiapan menghadapi ancaman.
Pertanyaan tersebut dijawab langsung KSAU dengan penekanan pada pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































