TNI AL tengah menggodok pembaruan aturan induk militer untuk menghadapi perubahan pola perang di era modern. Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya TNI Edwin meminta seluruh jajaran mematangkan regulasi tertinggi tersebut agar tidak gagap menghadapi tantangan global yang semakin rumit.
Dinamika ancaman yang semakin kompleks mengharuskan kesiapsiagaan prajurit. Untuk itu Kostrad perlu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan tempur dalam menghadapi konflik global.
Di tengah lanskap ancaman global yang kian kompleks dan dinamis, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan profesionalisme militer dalam menghadapi tantangan strategis masa depan.
Dankormar Mayjen (Mar) Endi Supardi menekankan kepada 320 prajurit muda Korps Marinir untuk mampu adaptif dan kompeten dalam menghadapi ancamanan keamanan maritim yang terus berkembang.