HANKAM

KSAU Soroti Pentingnya SDM dalam Merespons Perkembangan Teknologi Militer

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat mengecek kesiapan pasukan dalam upacara sertijab Pangkoopsudnas dan Dankodiklatau. (IDM/Yuli Ari)

Jakarta, IDM - Teknologi militer matra udara berkembang begitu pesat sehingga menuntut TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk konsisten menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan profesional.

Hal itu ditegaskan Kepala Staf Angkatan Udara dalam amanatnya saat memimpin serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) dan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) yang digelar di taxiway echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (8/12).

"Di tengah perkembangan teknologi militer matra udara yang begitu pesat, TNI Angkatan Udara senantiasa menempatkan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset terpenting sekaligus sebagai faktor pembeda dalam mempertahankan keunggulan kompetitif di persaingan global," jelas KSAU.

Baca Juga: Kadispenau Soal Investigasi Insiden Super Tucano : Masih Perlu Pendalaman

Selaras dengan hal itu, rotasi 2 jabatan strategis di tubuh TNI AU ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya pembinaan SDM TNI AU. Harapannya, selain dapat mengikuti perkembangan teknologi militer yang ada saat ini sekaligus merealisasikan visi TNI AU untuk menjadi angkatan udara yang disegani di kawasan.

"Sehingga proses pergantian jabatan di lingkungan TNI AU harus dimaknai dengan sungguh-sungguh, sebagai upaya regenerasi kepemimpinan dan perbaikan berkelanjutan bagi organisasi agar tumbuh semakin profesional," sambung KSAU.

Pada upacara sertijab hari ini, jabatan Panglima Koopsudnas diserahterimakan dari Marsdya TNI M. Tonny Harjono kepada Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.

Baca Juga: Rotasi Jabatan, KSAU Pimpin Sertijab Panglima Koopsudnas dan Komandan Kodiklatau

Tonny, usai sertijab ini, akan menempati posisi Pangkogabwilhan II. Sementara itu, jabatan Dankodiklatau yang sebelumnya diemban oleh Marsdya TNI Tedi kini resmi berpindah tangan kepada Marsda TNI Arief Mustofa.

"Saya meminta kepada Marsekal agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab," pesan KSAU kepada ketiga perwira tinggi TNI AU itu. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.