HANKAM

KSAU Serahkan 46 Ton Bantuan TNI AU untuk Korban Gempa NTT

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyerahkan 46 ton bantuan TNI AU untuk korban gempa di NTT. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono secara simbolis menyerahkan 46.082 kilogram bantuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan kepada Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana di Apron Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (20/8).

“Dukungan ini menjadi wujud nyata komitmen dan kepedulian TNI Angkatan Udara dalam meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana,” ungkap Tonny.

Baca Juga: TNI AD Gelar Komsos dengan Ulama Aceh Pascapengibaran Bendera Bulan Bintang

Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), bantuan tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, mulai dari bahan pangan, obat-obatan, hingga pakaian.

Penyerahan 46 ton bantuan
Penyerahan 46 ton bantuan TNI AU untuk korban gempa di NTT. (Foto: Dok. Dispenau)

Bantuan diberangkatkan dari Posko Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat A400M dan Boeing menuju dua wilayah tujuan, yakni Labuan Bajo dan Maumere.

Setibanya di wilayah tersebut, bantuan selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat serta menggunakan helikopter dan pesawat angkut ringan TNI AU yang telah berada di wilayah terdampak.

Baca Juga: Pembersihan 11 Titik, TNI AD Angkut 5,5 Ton Sampah di Kali Angke Jakarta

Sementara itu, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman mengatakan, total bantuan yang telah terkumpul di Posko Bantuan TNI AU hingga Kamis (20/8) mencapai 724.514 kilogram.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 293.617 kilogram telah dikirimkan ke wilayah terdampak, sedangkan 430.897 kilogram lainnya masih berada di posko dan akan segera diberangkatkan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.