KSAU Pimpin Upacara Peringatan ke-76 Hari Bakti TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara peringatan ke-76 Hari Bakti TNI AU yang digelar di Kesatrian Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Sabtu (29/7).
Pada momen tersebut, KSAU berpesan kepada generasi penerus TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk selalu mengenang dan meneladani pengabdian serta perjuangan para pendahulu TNI AU. Hal tersebut menurut Fadjar dapat menegaskan kecintaan mereka pada tanah air dan dirgantara Indonesia.
Baca Juga: Panglima Yudo Pastikan TNI Bersinergi dengan BNPT Hadapi Ancaman Teroris
Jika bentuk cinta tanah air di masa perjuangan diwujudkan dengan angkat senjata, maka di saat ini KSAU menyebut wujud cinta tanah air dapat diwujudkan dengan beragam kegiatan sosial. Dengan demikian, TNI AU diharapkan dapat hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang membutuhkan.
Pada peringatan ke-76 Hari Bakti tahun ini, TNI AU dilaporkan menggelar serangkaian kegiatan sosial, berupa karya bakti dan bakti kesehatan yang dipusatkan di wilayah Hamparan Perak, Deli Serdang dan Lanud Suwondo, Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan bakti sosial tersebut meliputi pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni; fasilitas ibadah dan kesehatan; gedung sekolah; pemberian layanan kesehatan umum; pembagian kaki palsu serta kacamata baca; donor darah dan pembagian sembako.
"Melalui kegiatan sosial yang kita darmabaktikan untuk bangsa, TNI AU telah mewujudkan makna yang sesungguhnya dari peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara," tegas KSAU dikutip dari Dispenau, Minggu (30/7).
Baca Juga: Mengenal Bela Diri “Chadrick”, Kemampuan Dasar yang Harus Dikuasai Marinir
Pada kesempatan yang sama Fadjar juga menegaskan kembali komitmen TNI AU untuk turut serta memelopori dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus optimis dan bersatu, bahu membahu, bergerak maju serta bangkit bersama mewujudkan pembangunan nasional.
"Energi kebangkitan tersebut telah membawa nama harum Indonesia yang kemudian berhasil membuat Indonesia tampil sebagai pemimpin dalam berbagai misi dan agenda dunia internasional," pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































