HANKAM

KSAU kepada 37 Penerbang Baru TNI AU: Pegang Teguh Prinsip Airmanship

TNI AU
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat melantik perwakilan perwira penerbang muda TNI AU. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Para penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) harus terus mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri guna menghadapi dinamika tantangan tugas di masa depan yang semakin kompleks. Mereka juga harus mampu memenuhi berbagai kualifikasi ilmu dan kemampuan terbang.

Demikian yang ditegaskan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam amanatnya saat upacara Wingday di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (11/1).

Dalam upacara tersebut, sebanyak 37 perwira penerbang muda TNI AU dilantik usai mereka berhasil menyelesaikan pendidikan dan pelatihan di Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA (Pesawat Terbang Tanpa Awak) A-4.

TNI AU
Tiga perwira penerbang TNI AU yang mengikuti upacara Wingday Sekbang TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA A-4. (Foto: Dok. Dispenau)

Wingday disebut Fadjar sebagai pintu gerbang pengabdian. Untuk itu, ia berpesan agar para elang muda TNI AU tetap berpegang teguh pada prinsip Airmanship.

“Prinsip Airmanship telah ditanamkan selama pendidikan Sekbang, jadilah perwira penerbang yang profesional dan berkomitmen, serta jagalah kehormatan diri kalian,” pesan Fadjar.

Dikutip dari keterangan Dispenau, pada upacara Wingday kali ini tiga wisudawan terbaik yaitu Letda Pnb Muhammad Ervin Adamy (jurusan Fixed Wing), Letda Pnb Arbiansyah Muhammad Rasyed (jurusan Rotary Wing), dan Letda Pnb Alwi Surya Muhammad (jurusan PTTA).

Baca: KRI Teluk Wondama-527 Dikukuhkan Sebagai Kapal Angkut Tank

Upacara Wingday turut dimeriahkan dengan demo udara, flypast pesawat Grob G120 TP-A, pesawat KT-1B Wong Bee, dan Helikopter EC 120B Colibri Skadron Udara 7, serta tradisi passing out parade siswa Sekbang. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.