HANKAM

KSAU Ingatkan Pentingnya Pengawasan dan Pengendalian Komandan Satuan kepada Prajurit

Fadjar Prasetyo, Yudo Margono, Dudung Abdurachman, Muhammad Ali
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat menghadiri kegiatan pengarahan kepada seluruh satuan jajaran. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menghadiri pengarahan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Wisma Yani, Jakarta, Senin (1/5).

Kegiatan yang turut dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali ini diperuntukkan bagi seluruh panglima, komandan, dan kepala badan pelaksana (Kabalak) satuan di jajaran TNI.

Dalam pengarahannya, Panglima TNI menekankan, agar seluruh prajurit dapat melaksanakan setiap tugas secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab sebagai implementasi dalam menjaga kepercayaan negara dan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Misi Evakuasi di Sudan, KSAU: Ini adalah Wujud Nyata Hadirnya Negara dalam Melindungi WNI

"Negara dan rakyat telah mempercayakan keutuhan dan kedaulatan negara kepada TNI sehingga perlu dipertanggungjawabkan dengan pelaksanaan tugas yang maksimal," ujar Panglima TNI.

Pernyataan senada turut disampaikan KSAU. Melansir keterangan Dispenau, Selasa (2/5), Fadjar mengingatkan pentingnya menjaga sinergisitas dan komunikasi yang baik antara TNI dengan Polri, instansi pemerintah, serta seluruh komponen masyarakat.

“Hal tersebut bertujuan untuk memupuk persatuan dan rasa kebersamaan, sehingga TNI selalu mendapat kepercayaan masyarakat, sekaligus dapat menghindari terjadinya salah pengertian yang dapat merugikan seluruh komponen bangsa,” jelasnya.

Baca Juga: 3 Pesan KSAD Kepada Prajurit TNI AD dari Hindari Isu Hingga Jaga Sinergi TNI-Polri

"Laksanakan kegiatan - kegiatan yang bersifat positif agar selalu mendapat kepercayaan dari masyarakat," tambah KSAU.

Komandan satuan menurut Fadjar juga harus memiliki tanggung jawab yang tinggi, positif control dan hands on, tidak hanya duduk di belakang meja. Mereka harus terjun langsung untuk mengawasi dan mengontrol tugas yang dilaksanakan oleh para anggotanya.

Untuk itu, KSAU mengarahkan para komandan satuan untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian kepada para prajurit di satuan masing-masing, baik pada saat jam kerja maupun di luar jam kerja. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.