HANKAM

KSAU Dampingi Jenderal TNI Agus Subiyanto Jalani Fit and Proper Test Panglima TNI

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat menghadiri uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Panglima TNI di Komisi I DPR RI, Senin (13/11).

Selain KSAU, sejumlah pejabat TNI lainnya yang turut mendampingi Jenderal TNI Agus adalah Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono; Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit; serta KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.

Baca Juga: TNI AL Akan Buka Posko Bantuan untuk Palestina di Seluruh Komando Utama

“Kehadiran mereka menjadi wujud soliditas dalam mendukung Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Panglima TNI,” tulis TNI AU dilansir dari Instagram @militer.udara.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan calon Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Dalam kesempatan tersebut, Agus memaparkan visinya bila terpilih menjadi Panglima TNI yaitu visi ‘PRIMA’ yang meliputi Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

"Dalam pandangan saya guna terlaksananya semua tugas TNI yang telah ditetapkan, saya memiliki visi TNI yang PRIMA, yaitu TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam rangka membangun institusi TNI yang memiliki daya tahan dan daya tempur guna menghadapi serta mengatasi segala bentuk ancaman, gangguan, dan tantangan yang akan membahayakan integritas bangsa dan negara," kata Agus dalam paparan materinya.

Baca Juga: Resmi, Komis I Setujui Jenderal Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI

Guna mencapai visi tersebut Agus memiliki sejumlah misi yaitu memelihara dan memantapkan profesionalisme TNI sebagai alat pertahanan negara; meningkatkan kemampuan yang responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis; dan memantapkan kemampuan TNI yang integratif serta bersinergi dengan Kementerian/Lembaga & komponen bangsa lainnya.

Misi lainnya adalah mewujudkan percepatan modernisasi alutsista sesuai perkembangan iptek serta mewujudkan TNI yang adaptif terhadap tuntutan tugas dan spektrum ancaman. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.