HANKAM

KSAU Cek Kesiapan Pasukan TNI AU Jelang Upacara Tradisi Kehormatan Militer

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono (tengah) mengecek kesiapan pasukan TNI AU jelang upacara tradisi kehormatan militer pada 10 Agustus 2025. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengecek kesiapan pasukan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam apel gelar pasukan di Lapangan Jingga, Makopasgat, Margahayu, Bandung, Jumat (25/7).

Apel tersebut diikuti oleh 2.887 personel yang berasal dari Brigade TNI AU, Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau), Satsik TNI AU, serta Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).

Momentum apel gelar pasukan ini dimanfaatkan oleh KSAU untuk memastikan kelengkapan formasi pasukan, kesiapan logistik, serta koordinasi teknis antarsatuan.

Baca Juga: TNI AD Wujudkan Mimpi Petani Sukabumi, Lahan 424 hektare Kini Tak Kurang Air

Pasalnya, ribuan personel itu disiapkan untuk ambil bagian dalam upacara tradisi kehormatan militer yang bakal digelar di Batujajar, Bandung pada 10 Agustus 2025.

Pasukan TNI AU
Pasukan TNI AU saat apel gelar pasukan jelang upacara tradisi kehormatan militer pada 10 Agustus 2025. (Foto: Dok. Dispenau)

Selain TNI AU, para personel dari TNI Angkatan Darat (TNI AD) serta TNI Angkatan Laut (TNI AL) juga ambil bagian dalam upacara yang sama.

Dalam arahannya, KSAU menegaskan bahwa kesiapan serta sinergi antarsatuan merupakan elemen penting untuk menyukseskan upacara kehormatan yang menjadi simbol kekuatan serta profesionalisme TNI AU.

Baca Juga: Kisah Prajurit Perbatasan, Koptu Wawan Supriyadi Menjaga Aset Negara, Mengedukasi Warga

Tonny menyebut bahwa tugas yang akan dijalankan oleh para personel bukanlah hal yang mudah. Namun, seluruh jajaran pimpinan TNI AU berkomitmen untuk memberi dukungan penuh dalam pelaksanaannya.

“Jangan pernah ragu, karena kalian adalah pelaku sejarah. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kalian adalah kebanggaan TNI Angkatan Udara, Komando!” tegas KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.