HANKAM

KSAL Ungkap Alasan Penunjukan Laksdya Erwin: Penilaian dari Panglima TNI dan Presiden

KSAL Laksamana Muhammad Ali
Wakil KSAL Laksamana Madya Erwin Slamet Aldedharma bersama KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono. (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan, penunjukkan Laksamana Madya Erwin Slamet Aldedharma berdasarkan penilaian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

"Penunjukan ini memang dilihat berdasarkan dari beberapa background (latar belakang) pendidikan, penugasan. Bapak Erwin ini sudah cukup lengkap," ungkap Ali usai sertijab Wakil KSAL di Mabesal, Cilangkap, Selasa (31/10).

Baca Juga: Wakil KSAL Resmi Dijabat Laksdya Erwin S Aldedharma

Ali mengatakan, penilaian oleh Yudo tersebut dibawa ke hadapan Jokowi. Menurutnya, background Erwin yang pernah menjabat sebagai Pangkoarmada I dan Pangkogabwilhan I dinilai pantas menjadi Wakil KSAL.

"Jadi (saya rasa) sudah bersinergi dengan angkatan lainnya dan sudah pantas, dinilai oleh Panglima TNI dan juga bapak Presiden," kata Ali.

Profil Laksamana Madya Erwin Slamet Aldedharma

Erwin lahir di Surabaya, 5 Mei 1970. Ia merupakan perwira TNI lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1991. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil KSAL, Erwin menjabat Pangkogabwilhan I sejak 17 Juli 2023.

Baca Juga: Puluhan Orang Ikuti Lomba Menembak di Papua

Belum genap setahun menjadi Pangkogabwilhan I, perwira TNI bintang tiga itu mendapat tugas baru sebagai Wakil KSAL, menggantikan Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono yang memasuki masa pensiun, pada Rabu (1/11) besok.

Selain itu, karir militer Erwin lainnya di matra laut di antaranya pernah menjadi Komandan Satuan Kapal Amfibi (Dansatfib) Koarmatim, Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II, Kepala Staf Koarmada I, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Akademi TNI. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.