HANKAM

KSAL Terima Kunjungan Duta Besar India, Ini yang Dibahas

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste Sandeep Chakravorty di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (26/8). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali bersama Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste Sandeep Chakravorty membahas sejumlah peningkatan kerja sama pertahanan dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Senin (26/8).

Ali menyampaikan TNI AL mengundang Angkatan Laut India untuk terlibat dalam kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-5, International Fleet Review (IFR) dan International Maritime Security Symposium (IMSS) ke-6 pada 15-22 Februari 2025 di Bali.

"Besar wharapan TNI AL kepada Angkatan Laut India untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut," ucap Ali, dikutip dari keterangan Dispenal di Jakarta, Selasa (27/8).

Baca Juga: Panglima TNI Beri Pesan Khusus untuk Para Babinsa Jelang Pilkada 2024

Pada kesempatan tersebut, Sandeep menyambut baik rencana TNI AL menggelar MNEK ke-5 pada tahun depan. Dia menegaskan negaranya, dalam hal ini Angkatan Laut India akan berpartisipasi dalam latihan multilateral itu.

Selain itu, Sandeep juga mengundang TNI AL untuk mengikuti konferensi Continuing Medical Education (CME) on Marine Medicine & Allied Sciences-2024 yang akan diselenggarakan pada pertengahan September di Indian Naval Hospital Ship Asvini, Mumbai.

"Saya juga menyampaikan undangan dari Director General Medical Services (Indian Navy) Surgeon Vice Admiral Arti Sarin, kepada TNI AL untuk ikut serta pada konferensi tersebut," ungkap Sandeep.

Baca Juga: Panglima TNI: Belajar dari Sejarah, Jangan Mudah Teradu Domba

Ali pun mengucapkan terima kasih atas berbagai kerja sama yang telah terlaksana antara angkatan laut kedua negara terutama di bidang pendidikan serta bidang operasi dan latihan.

"Saya sangat berharap pertemuan ini akan bermanfaat bagi kita semua serta generasi yang akan datang. Semoga hubungan baik angkatan laut kedua negara, akan semakin baik lagi di masa depan," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.