KSAL: Selayaknya Dankormar Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan sudah selayaknya jabatan Komandan Korps Marinir (Dankormar) dipimpin oleh jenderal bintang tiga.
"Setahun lalu sudah saya sampaikan, layak dengan organisasi yang ada. Termasuk jumlah prajurit dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang ada serta tugas yang diemban Korps Marinir sudah sesuai," kata Yudo di Mabesal, Jakarta, Selasa (22/11).
Yudo menyebut, rencana Dankormar dipimpin jenderal bintang tiga sudah melalui tahapan pengajuan dari Mabes TNI ke Kementerian Pertahanan (Kemhan). Ia menjelaskan, Kemhan sudah setuju mengenai hal tersebut.
"Kemhan sudah disetujui. Terus, mungkin saat ini sedang melalui tahapanndengan Kementerian PAN-RB untuk nantinya muncul Keputusan Presiden (Keppres)," jelas Yudo.
Baca: Tangani Korban Luka Gempa Cianjur, TNI AL Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan
Sebelumnya, Sebelumnya, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono, mengatakan jabatan Dankormar akan diisi oleh perwira tinggi bintang tiga.
"Kami juga sangat ingin. Sudah pantas kiranya Marinir yang mempunyai Pasmar 1 Jakarta, Pasmar 2 Surabaya, Pasmar 3 Sorong, dipimpin oleh seorang Dankormar yang bintang tiga," ujar Heri. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































