KSAL Pimpin Pengukuhan Komandan KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, mengukuhkan Komandan KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 di Surabaya, Rabu (17/5).
Komandan KRI Kapak-625 dijabat oleh Letkol Laut (P) Rahmad Arif dan Komandan KRI Panah-626 dipimpin oleh Letkol laut (P) Irianto Kurniawan.
Kedua kapal cepat rudal (KCR) 60 meter produksi PT PAL Indonesia itu, baru saja melaksanakan shipnaming, pascalulus beberapa rangkaian uji kelaikan Harbour Acceptance Test (HAT), Sea Acceptance Test (SAT), Firing Test (LFT), dan Commodore Inspection.
Baca Juga: KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 Resmi Perkuat Koarmada III
Dalam sambutannya, Ali menyampaikan hadirnya kedua kapal ini sebagai manifestasi dari upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AL, sesuai perencanaan strategis dan postur kekuatan yang telah ditetapkan.

"Akan semakin meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI AL, sebagai komponen utama pertahanan negara dalam mengamankan kepentingan nasional dan menjaga kedaulatan negara di laut," ujar Ali dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (18/5).
Baca Juga: Daftar Prajurit TNI AL Peraih Medali di SEA Games 2023
Kedua kapal ini memiliki panjang keseluruhan 60 meter dengan lebar 8,10 meter dan tinggi 4,85 meter. Kapal ini mampu membawa muatan penuh 450 hingga 500 ton. Memiliki jarak jelajah 2.400 mil.laut pada kecepatan 20 knot, dan mampu mengangkut 55 orang.
KCR kelima dan keenam milik TNI AL ini juga telah dilengkapi dengan sistem persenjataan yang mampu mendeteksi sasaran atau target, baik di udara, permukaan, dan bawah laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































