HANKAM

KSAL Pastikan Baksos jadi Program Rutin Tiap Alumni Angkatan AAL

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali saat menghadiri kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan oleh alumni AAL angkatan ke-42 tahun 1996, di Desa Bojongkoneng, Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/10). (IDM/Septo Kun Wijaya)

Bogor, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memastikan bahwa kegiatan bakti sosial (baksos) dan bakti kesehatan yang selama ini digelar oleh TNI AL akan dijadikan program rutin oleh setiap angkatan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL).

“Kegiatan ini akan kita rutinkan. Setiap angkatan AAL akan melaksanakan di wilayah yang berbeda, terutama di daerah 3T. Kalau semua angkatan bergerak, setahun bisa lebih dari satu atau dua kali,” ujar Ali, saat menghadiri baksos massal di Desa Bojongkoneng, Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/10).

Dalam kegiatan yang digelar oleh alumni AAL angkatan 42 tahun 1996, tersedia layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk 426 warga, pembagian 1.996 paket makanan bergizi, dan 3.596 bingkisan sembako.

Baca Juga: KSAL Jalankan Pesan Presiden Prabowo lewat Baksos Massal di Bogor

Tak hanya itu, terdapat program isbat dan nikah massal untuk 25 pasangan, pembangunan jalan cor sepanjang 142 meter beserta jembatan beton 10,42 meter, hingga penanaman 1.996 pohon sebagai mitigasi bencana longsor.

Ali menilai program sosial ini bukan hanya bantuan sesaat, tetapi bentuk nyata kehadiran TNI AL di tengah masyarakat.

“Pak Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan, TNI harus menolong kesulitan rakyat. Kita ini tentara rakyat, tumbuh dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan harus bermanfaat bagi rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: TNI AD Bangun Pangkalan di Ibu Kota Nusantara

Menjangkau dari Pegunungan hingga Pesisir

Menurut Ali, program bakti sosial akan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terpaku pada wilayah tertentu.

“Tidak hanya di pegunungan atau pesisir. Semua wilayah yang membutuhkan akan kita datangi, terutama yang terdampak bencana, daerah tertinggal, terluar, dan terdepan,” ujarnya.

Ia berharap ke depan kegiatan ini bisa digelar bukan hanya oleh TNI AL, tetapi secara gabungan bersama TNI AD, AU, dan Polri, seperti yang pernah dilakukan saat masa pandemi Covid-19 dan bencana. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.