KSAL Minta Seskoal Terus Berbenah, Lahirkan Pemimpin Berwawasan Luas

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menekankan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) dituntut untuk selalu berbenah diri.
"Berkembang secara akseleratif dalam aspek kelembagaan, organisasi dan sumber daya manusia agar mampu melahirkan kader pemimpin TNI AL seperti yang dikehendaki," tegas Ali saat upacara pembukaan Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal angkatan ke-61 2023, Kamis (12/1).
Ali menilai, TNI AL bakal mampu menjadi kekuatan pertahanan dan keamanan sebagai pengawal laut Nusantara, jika memiliki para pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan serta cakrawala pandang yang luas.

"Pemimpin yang hebat tidak selalu paling hebat di antara yang lain, tetapi memiliki pengaruh terkuat dengan karakter, visi, cakrawala berpikir, ketulusan, empati, dan kemampuan berkolaborasi," ujarnya.
Dikreg Seskoal angkatan ke-61 2023 diikuti sebanyak 117 perwira menengah, yakni 100 perwira siswa (Pasis) TNI AL yang terdiri dari 28 Korps Pelaut (P), 22 Korps Teknik (T), 15 Korps Elektronika (E), 14 Korps Suplai (S), 14 Korps Marinir (M), 2 Korps Kesehatan (K), 4 Korps Khusus (KH) dan 1 Korps Polisi Militer (PM).
Baca: Terima Kunjungan Wamenhan, KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU Dukung Program P3DN
Sedangkan Pasis tamu berjumlah 17 orang terdiri dari dua TNI AD, dua TNI AU, dan empat Polri serta sembilan Pasis dari Srilanka, Malaysia, Australia, Pakistan, Amerika Serikat (AS), India, Singapura, Filipina, dan Arab Saudi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































