KSAL Kunjungi Galangan Kapal Perang Turki Golcuk Shipyard

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, mengunjungi industri kapal perang Gölcük Naval Shipyard dalam lawatannya ke Turki, Rabu (21/6).
Galangan kapal tersebut didirikan pada 1926 silam, dan difungsikan untuk pembangunan dan pemeliharaan kapal perang.
Baca Juga: Prajurit TNI AL Ini Jadi Perwakilan Forum Maritime Trafficking Routes-Southeast Asia di Thailand
Sehari sebelumnya, Ali juga melaksanakan pertemuan dengan Commander of the Turkish Naval Force Admiral Ercument Tatlioglu.

Keduanya membicarakan sejumlah kerja sama bilateral, mulai dari bidang latihan dan pendidikan, pertukaran informasi, hingga penggunaan teknologi maritim.
"Kami menjadikan pertemuan ini sebagai landasan awal dalam meningkatkan kemitraan strategis antara TNI AL dan Turkish Naval Force yang dilatar belakangi pada sikap saling menghormati dan saling percaya," ujarnya dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (22/6).
Baca Juga: Satgas Indo RDB di Kongo Gelar Patroli Keamanan
Kerja sama militer dengan Turki sangat strategis mengingat industri alutsista Turki berkembang pesat, khususnya terkait kapal perang dan kapal selam.
Selain itu, Turki memiliki sejarah militer yang panjang sebagai negara yang kuat bidang pertahanan. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































