KSAL kepada Arsenal: Tingkatkan Kesiapan Operasional Alutsista dan Satuan Operasi

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menekankan para prajurit Artileri Senjata Angkatan Laut (Arsenal) untuk meningkatkan kesiapan operasional alat utama sistem persenjatan (alutsista) dan satuan operasi.
Hal tersebut disampaikan Ali pascadirinya memperoleh brevet kehormatan Arsenal oleh Kepala Arsenal Kolonel Laut (E) Tri Harsono, beserta empat utama pejabat tinggi TNI AL di Batuporon, Madura, Jawa Timur, Senin (6/2).

"Peningkatan alutsista dan satuan operasi diikuti dengan kapabilitas dalam menjawab tantangan tugas yang bersifat multidimensi," ujar Ali dikutip dari keterangan Dispenal.
"Arsenal adalah kunci bagi TNI AL. Seluruh prajurit Arsenal harus tetap menjaga kebanggaan dan kehormatan dalam penugasan yang sangat penting, sebagai pengawak dan pengaman gudang amunisi," sambungnya.
Baca: Bukan Sekadar Identitas, Tail Number Tunjukkan Fungsi Sebuah Pesawat Militer
Sebelumnya, Ali pertama kali melakukan kunjungan ke Batuporon ini sejak dirinya dilantik sebagai KSAL. Ali beserta rombongan yang tiba menggunakan KRI Escolar-871, berkesempatan mengunjungi sejumlah fasilitas di Arsenal untuk mengetahui kondisi terkini, test band black shark, uji penembakan senjata Gatling, dan peninjauan sistem keamanan CCTV. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































