KSAL dan Atase Laut Singapura Bahas Agenda Latihan Bersama hingga Program Pendidikan

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan Atase Laut Singapura Letkol Goh Zi Jin, Eric dalam pertemuan di Jakarta, Jumat (10/1), membahas sejumlah agenda TNI AL dan Angkatan Laut Singapura sepanjang 2025.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, menjelaskan Angkatan Laut Singapura mengonfirmasi keterlibatan 2 kapal perang dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025.
"TNI AL mengapresiasi atas konfirmasi kehadiran KSAL Singapura pada MNEK 2025, International Fleet Relation (IFR), dan International Maritime Security Symposium, pada medio Februari," jelas Wira dalam keterangannya.
Baca Juga: Aksi 215 Siswa Susparadasar Angkatan 201 dalam Penerjunan Statik MC1-1C
Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut diungkapkan bahwa Angkatan Bersenjata Singapura akan berpartisipasi kembali pada kegiatan latihan gabungan bersama Super Garuda Shield 2025.
Selain itu, agenda lainnya ialah Angkatan Laut Singapura juga siap mengirimkan delegasinya pada kegiatan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2025.
"Angkatan Laut Singapura dan TNI AL juga menawarkan beberapa program pendidikan periode 2025," imbuhnya.
Sementara Ali menyampaikan bahwa Atase Laut memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan hubungan antara angkatan bersenjata kedua negara, khususnya angkatan laut.
Baca Juga: Politeknik TNI AD Konsisten Kembangkan Teknologi Propelant dan Sistem Propulsi Roket
"Saya berharap pertemuan kali ini dapat memberikan manfaat yang besar dan mempererat hubungan antara kedua angkatan laut kita, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk generasi mendatang," kata Ali, dikutip dari laman TNI AL.
Ali turut mengucapkan selamat kepada Letkol Goh Zi Jin, Eric dalam menjalankan tugas baru sebagai Atase Laut Singapura untuk Indonesia.
"Kami berharap dapat berinteraksi secara lebih intensif, baik secara verbal maupun non-verbal, serta melalui korespondensi yang lebih erat dengan TNI A} khususnya melalui kantor hubungan luar negeri," ucap Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































