KSAL Bakal "Boyong" Dua Pati TNI AL Ini ke Mabes TNI?

Jakarta, IDM - Sebanyak 480 personel TNI AL terlibat dalam lakon wayang orang "Pandowo Boyong". Selain Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dua nama perwira tinggi (Pati) TNI AL memerankan tokoh utama dalam pagelaran.
Jika merujuk arti "Pandowo Boyong", yakni mengisahkan lima orang kesatria bersaudara boyongan (pindah-red) dari Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura. Disinggung dua nama Pati tersebut akan turut diboyong atau dibawa ke Mabes TNI saat menjadi Panglima TNI, Yudo hanya tertawa.
"Bukan, itu kan lakon. Lakon pandawa boyong. Lakon aja," ucap Yudo kepada awak media usai perkenalan lakon wayang orang "Pandowo Boyong" di Mabesal, Jakarta, Jumat (9/12).
Para Pati TNI AL yang memerankan tokoh utama, yakni Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto sebagai Prabu Puntadewa dan Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono sebagai Jayajarata. Sedangkan, Yudo sendiri dipercaya memerankan Bimasena.
"Ya, silakan digadok-gadokan (terserah ingin disimpulkan seperti apa)," jawab Yudo seraya tertawa.
Baca: Danpasmar 2: Taruna AAL Marinir Harus Mampu Rebut Pantai Musuh
Lakon wayang orang "Pandowo Boyong" ini akan dilaksanakan pada 15 Januari 2023 mendatang di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Mengenai persiapan, Yudo dan ratusan personel TNI AL lainnya sudah berlatih sejak tiga bulan terakhir.
"Nanti dari latihan parsial pada pertengahan bulan ini, akan kita gabung untuk gladi kotor, bersih, dan sebagainya," pungkas Yudo. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































