KSAL Ajak Angkatan Laut Negara di Kawasan Atasi Tantangan Keamanan Maritim

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengajak puluhan pimpinan angkatan laut di kawasan untuk bekerja sama mengatasi tantangan keamanan maritim.
Hal tersebut disampaikan Ali dalam 19th Western Pacific Naval Symposium (WPNS) dengan tema "Ocean With a Shared Future" di Qingdao, Cina, Selasa (23/4) yang merupakan forum beranggotakan angkatan laut negara di kawasan Pasifik Barat dan sekitarnya.
Baca Juga: Kisah Anak di Papua, Berangkat Sekolah Tak Beralas Kaki dan Dibantu Oleh Prajurit TNI
Ali memaparkan presentasi mengenai "Global Security Initiative and Maritime Peace and Security". Ia menekankan komitmen TNI AL dan pentingnya kerja sama di antara negara-negara kawasan untuk mengatasi dinamika keamanan maritim global.

"Pentingnya kerja sama dan kolaborasi di antara menyelesaikan dan mengatasi tantangan keamanan maritim global yang semakin meningkat," ujar Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.
Baca Juga: Prajurit Yonarmed 1 Kostrad Dapat 25 Unit Motor Dinas dari Kemhan
Kegiatan yang berlangsung dari 21-25 April di Qingdao, Cina ini dihadiri sebanyak 29 pimpinan angkatan laut dari negara-negara WPNS, di antaranya, Amerika Serikat, Australia, Bangladesh, Belanda, Brunei Darussalam, Chile, Ekuador, Fiji, India, Indonesia, Jepang, Kamboja.
Kemudian, Kanada, Kolombia, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Pakistan, Papua Nugini, Prancis, Peru, Rusia, Selandia Baru, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Tonga, dan Vietnam. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































