KSAD Tinjau Latihan Penembakan Senjata Pesawat Udara di Cipatat

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau kegiatan latihan penembakan senjata pesawat udara (Latbakjatpesud) terintegrasi di Cipatat, Jawa Barat, Selasa (5/3).
Maruli juga turut menyaksikan delapan helikopter Puspenerbad beraksi yang terdiri dari dua unit Helikopter Apache AH 64E, tiga unit Helikopter Fennec AS 550 C3, dua unit Helikopter Bell 412, dan satu unit Helikopter MI 17 V5.
Baca Juga: Usai Jalani Latma Milan 2024, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Sandar di Belawan
Maruli menyampaikan pentingnya menggelar latihan rutin terutama guna meningkatkan keterampilan dan kesiapan tempur, serta memastikan semua personel siap menghadapi tugas secara profesional, termasuk menguasai alutsista yang akan diawakinya.
"Kemampuan helikopter kita juga sangat luar biasa. Kita akan selenggarakan latihan ini secara berkala sehingga kemampuan anggota kita akan terus terpelihara, bahkan terus meningkat," ujar Maruli.
Melalui kegiatan latihan semacam ini, lanjut Maruli, TNI AD akan semakin siap untuk melaksanakan tugas pertempuran. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen TNI AD untuk terus meningkatkan kesiapan tempur dan mengikuti perkembangan teknologi, serta taktik militer terbaru, guna menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Latihan ini sendiri dirancang untuk meningkatkan kesiapan operasional satuan Puspenerbad dalam menghadapi tantangan pertempuran modern.
Selain itu, juga ditujukan untuk menguji kemampuan bantuan tembakan bagi pasukan darat, koordinasi antar komponen pasukan, serta respon terhadap situasi yang mungkin terjadi di lapangan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































