KSAD Terima Brevet Taifib dan Anti Teror Aspek Laut

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL sekaligus menerima brevet Intai Para Amfibi (Taifib) dan brevet Anti Teror Aspek Laut dalam upacara yang dipimpin oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (24/1).
Dilansir keterangan resmi Dispenad, Selasa, prosesi pengukuhan warga kehormatan Korps Marinir TNI AL diawali dengan pemberangkatan seluruh pejabat dari Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok menuju Daerah Serbuan Amfibi (DSA) di Pulau Damar menggunakan KRI Parang-647. Tiba di DSA dilanjutkan dengan Onboard ke KRI Banda Aceh 593.

Sebelum acara pengukuhan, ditampilkan demontrasi serbuan Amfibi yang dilakukan secara bergelombang dilanjutkan dengan Pertempuran Jarak Dekat (PJD) yang diikuti oleh seluruh pejabat yang diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL.
Berikutnya pada saat penyematan Baret Marinir kepada para pejabat yang dikukuhkan, dilakukan penembakan meriam Howitzer sebanyak enam kali serta diakhiri dengan Fly Pass Pesawat tempur F-16 serta terjun Banner.
Pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL adalah sebagai bentuk sinergi antara TNI dan Polri serta elemen masyarakat lainnya, dan merupakan kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI.

Di samping itu, pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi dan perhatian tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI AL. Juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat dan komitmen yang tinggi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pada saat penyematan Baret Marinir kepada para pejabat yang dikukuhkan, dilakukan penembakan meriam Howitzer sebanyak enam kali serta diakhiri dengan Fly Pass Pesawat tempur F -16 serta terjun Banner.
Usai acara pembaretan, KSAD mengatakan bahwa ini merupakan suatu kebanggaan kepada dirinya saat dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL.
Baca: Diserahkan ke TNI, Ini Potret Senjata Rakitan Warga Maluku Utara dari Laras Panjang Hingga Pendek
"Suatu kebanggaan bagi saya dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL bersama dengan Ketua MPR RI , Ketua DPR RI, Kapolri dan para Kepala Staf Angkatan. Marinir sama seperti TNI AD, luar biasa dan paten," kata KSAD.
Selain KSAD, pengangkatan warga kehormatan Korps Marinir juga diberikan kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































