HANKAM

KSAD Soroti Tingginya Angka Penyakit Jantung yang Menimpa Para Prajurit

KSAD.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan pengarahan kepada prajurit Kodam Iskandar Muda (IM) di Makorem 011/Lilawangsa, Kota Lhokseumawe, pada Rabu (8/1). (Foto: Dok. Pendam IM)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan pengarahan kepada prajurit Kodam Iskandar Muda (IM) di Makorem 011/Lilawangsa, Kota Lhokseumawe, pada Rabu (8/1).

Dilansir keterangan dari Pendam IM, Kamis, (9/1) pada kesempatan itu, Maruli menyoroti tingginya angka penyakit jantung yang menimpa para prajurit. Ia pun meminta para prajurit untuk menjaga kesehatan fisik dengan berolahraga secara rutin dan menjalani pola makan sehat.

Baca Juga: KRI Teluk Youtefa-522 Latihan Penembakan Artileri di Laut Flores

Selain itu eks Panglima Kostrad (Pangkostrad) menekankan kepada komandan satuan untuk memastikan kesehatan anggotanya terpantau dengan baik.

Lebih lanjut Maruli juga menegaskan pentingnya peran TNI AD dalam menjaga kepercayaan masyarakat. “Saat ini, TNI AD memiliki tingkat kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi, mencapai 93%. Hal ini adalah hasil dari kerja keras prajurit dalam melaksanakan tugas dan membantu masyarakat,” ujar Maruli.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pangdam IM atas berbagai inovasi dan program yang telah dilaksanakan di wilayah Kodam Iskandar Muda, terutama yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan agar prajurit terus meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, termasuk narkoba.

“Sebagai prajurit, kita harus bersyukur atas apa yang telah diberikan negara. Jangan tergiur oleh hal-hal yang tidak bermanfaat seperti bisnis investasi ilegal. Fokuslah pada tugas dan keluarga. Jaga keharmonisan rumah tangga dan berikan perhatian kepada anak-anak, terutama dalam pendidikan mereka,” tambah Maruli.

Baca Juga: Lantamal IV Berikan Santunan kepada Keluarga Awak KRI Macan Tutul

Untuk diketahui, menurut data yang diungkapkan mantan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, medio 2021 lalu angka kematian prajurit dan PNS sejak tahun 2019 meningkat.

Tahun 2019, prajurit dan PNS TNI AD sebanyak 385 orang meninggal disebabkan sakit. Tahun 2020 yang meninggal karena sakit meningkat menjadi 714 orang, hampir dua kali lipat. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.