KSAD Resmikan Lima Gedung Baru di Kodam II/Sriwijaya dengan Nama Pahlawan dari Sumsel

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan lima nama gedung baru di jajaran Kodam II/Sriwijaya, Palembang, Selasa (14/2).
Penamaan gedung dengan nama pahlawan merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan dalam perjuangannya menegakkan kedaulatan NKRI dan membesarkan TNI AD.
Peresmian nama-nama gedung tersebut ditandai dengan dibunyikannya sirine oleh KSAD serta disaksikan oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi, Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo dan Danrem 044/Gapo, dilanjutkan penyerahan piagam oleh Pangdam II/Swj kepada masing-masing perwakilan pihak keluarga.
Nama-nama gedung yang baru diresmikan KSAD tersebut, diambil dari nama para pahlawan yang berjuang pada masa Kemerdekaan Republik Indonesia asal Sumatera Selatan (Sulsel), antara lain gedung yang berada di Makodam II/Swj yaitu Gedung Abdul Rozak (Residen Abdul Rozak), Gedung H. Barlian (Kolonel Inf H. Barlian, Mantan Pangdam II/Swj) Gedung Bambang Utoyo (Jenderal TNI Bambang Utoyo, Mantan Kasad), yang berada di Jasdam II/Swj yakni Gedung Haroen Sohar (Panglima Tentara Teritorium II/Sriwijaya) dan yang berada di Makorem 044/Gapo yaitu Gedung A.M. Thalib (Mantan Gubernur Militer Sumsel).
“Setiap gedung ini harus ada namanya, pemberian nama gedung dengan nama sesepuh kita merupakan suatu penghargaan kepada leluhur-leluhur kita, kalau tidak ada beliau-beliau mungkin kita tidak bisa berdiri seperti sekarang ini," kata KSAD.
Baca: SPR-2, Senapan Penembak Runduk Buatan Anak Bangsa
KSAD mengatakan bahwa menghormati dan menjunjung tinggi para leluhur dengan memberikan nama gedung, dapat memotivasi seluruh prajurit bagaimana perjuangan para sesepuh dan pahlawan terpatri nilai-nilai pengorbanan dalam membesarkan Kodam II/Sriwijaya maupun TNI AD.
Usai meresmikan nama gedung di jajaran Kodam II/Sriwijaya, KSAD bersama Ketua Umum Persit KCK Rahma Dudung Abdurachman memberikan bantuan secara simbolis kepada keluarga stunting dan kurang mampu serta anak yatim berupa tali asih dan 100 paket sembako serta menyaksikan berbagai atraksi dan kesenian dari prajurit-prajurit Kodam II/Swj . (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































