Jumat, 19 April 2024

SPR-2, Senapan Penembak Runduk Buatan Anak Bangsa

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Baru-baru ini lewat akun media sosialnya BUMN pertahanan PT Pindad kembali memamerkan SPR-2 (Senapan Penembak Runduk 2) buatannya yang awal diperkenalkan tahun 2007.

Seperti apakah kehebatan dari senjata karya anak bangsa ini? Berikut ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.

Beberapa tahun terakhir hampir di seluruh belahan dunia, negara-negara yang memiliki industri senjata berlomba-lomba menghasilkan senjata antimaterial untuk memasok kebutuhan alusista militernya masing-masing.

Di wilayah Asia, China telah sukses mengembangkan AMR-2 kaliber 12,7x108mm melalui China South Industries Group. Kemudian M99 dengan kaliber yang sama buatan China Poly Group Corporation serta JS kaliber 12,7 produksi Jianshe Group.

Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia melalui pabrik senjata Vita Berapi telah melansir purwarupa senapan runduk LP05 kaliber 12,7 mm. Lalu Indonesia lewat senjata pelat merah PT Pindad juga telah mengembangkan SPR-2 (Senapan Penembak Runduk 2).

Bentuk SPR-2 cukup modern, memiliki styling yang menyerupai senapan runduk M-93 Black Arrow kaliber .50 BMG (12,7 x 99 mm) buatan pabrik senapan Zastava Arms, Kragujevc, Yugoslavia (Serbia). SPR-2 mengadopsi munisi kaliber 12,7 x 99 (MU-3TJS) yang di produksi oleh pabrik peluru dan mesiu milik Pindad di Turen, Malang, Jawa Timur.

SPR-2 memiliki panjang 1.620 cm dengan bobot total 16 kg. Senapan ini dilengkapi alat bidik teleskopik dengan pembesaran hingga 10 kali. Senjata ini mampu memuntahkan peluru dengan kecepatan awal 850 m/detik. Artinya, sasaran dengan jarak 2 km dapat ditempuh dengan waktu kurang dari 3 detik.

Keunggulan lain yang ditawarkan Pindad, selain bipod dan monopod mini di bawah popornya yang bisa diatur ketinggiannya, adalah terdapatnya peredam kejut pada popor untuk mengurangi gaya recoil yang dirasakan penembak sesaat setelah picu ditarik. Lainnya, tersedia silencer (peredam suara hingga 20-30 desibel) serta teleskop dengan pembesaran 5-25 kali.

Baca: Mengenal Leonardo RAT 31 DL/M, Radar Baru TNI Pelacak Rudal Nuklir

Untuk munisi, tersedia tiga pilihan peluru kaliber 12,7 mm yakni MU3 M untuk latihan menembak, lalu MU3 SAM yang bisa mengoyak lapis baja kendaraan hingga tembus, serta MU3 BLAM yang paling gahar karena setelah menembus lapis baja akan meledak setelah itu.

Spesifikasi

• Kaliber: 12,7 mm.
• Munisi: 12,7 x 99 mm MU-3TJS.
• Sistem operasi: Bolt Action/Repeater, Pengumpanan: Magasin kapasitas 5 peluru.
• Berat total: 16 kg.
• Alur Laras: 8 alur jarak kisar 381 mm.
• Alat Bidik: Optik, pembesaran hingga 5 s/d 25 kali.
• Jarak Tembak Efektif: 2.000 m. Kecepatan peluru: 850 m/detik. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER