KSAD: Prabowo Kucurkan Dana Rp12 Triliun Khusus Program Irigasi

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo Subianto menyetujui pengucuran dana Rp12 Triliun khusus untuk program irigasi.
Program yang dimaksud ini terkait Nawa Cita pemerintah menuju swasembada pangan yang melibatkan Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian PU dan TNI AD.
Baca Juga: Ini Daftar Kodam yang Juarai KSAD Awards Kampung Pancasila
"Alhamdulillah kemarin Menteri PU sudah diskusi dengan kami, Menteri Pertanian sudah diskusi dengan kami, sehingga betul-betul akan dialokasikan dana yang sudah diputuskan oleh Presiden Prabowo. Rp12 triliun harus membuat air di persawah. Saya sudah menyarankan ini supaya dibarengi dengan air bersih," kata Maruli saat acara penganugerahan "KSAD Award Kampung Pancasila" di Mabesad, Jumat, (20/12).
Ia menjelaskan saat ini ketiga pihak sudah menjajaki kerja sama dan sudah melakukan survei dan mulai menghitung. TNI AD pun lanjutnya, sudah memaparkan beberapa hasil yang sudah dikerjakan.
"Jadi nanti apa yang sudah kita kerjakan mungkin pernah dengar bahwa kita punya program pipanisasi yang bisa membuat lahan-lahan tadah hujan bisa terairi dan bisa panen dua tiga kali. Kita saat ini sudah bisa sampai 45 ribu hektar sawah yang tadinya tadah hujan menjadi terairi. Mudah-mudahan ini nanti kita bisa kerja sama, kita sudah mencatat hampir 200-300 lebih titik untuk bisa menggunakan dana ini," jelas Maruli.
Baca Juga: KSAD: TNI AD Sudah Bentuk 1740 Kampung Pancasila di Seluruh Indonesia
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membentuk Brigade Swasembada Pangan yang berada di 12 provinsi dan 85 kabupaten di seluruh Indonesia.
Brigade Swasembada Pangan ini akan fokus membantu optimasi lahan (oplah) dan cetak sawah, sebagai strategi untuk mewujudkan swasembada pangan 2028. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































